Tangerang Selatan—“Bapak tenang saja, di sini ada keluarga Bapak yang senantiasa merawat dan memberi dukungan kepada Bapak. Pemantuan berkala juga akan dilakukan oleh satgas Covid-19 setempat dan juga oleh Dompet Dhuafa,”pungkas Muhammad Faisal tim kesehatan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa saat menemani Sheira memberikan tabung oksigen.

“Saat itu jujur agak sedikit sedih, ketika pasien tersebut mengatakan hal tersebut,”ujar Sheira kembali mengingat saat ditemui di kantor Crisis Center Covid-19 Dompet Dhuafa, Menjangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (19/7/2021).

Keluh kesah menjadi relawan medis memang sulit dipisahkan dari kehidupan Sheira. Sebelum aktif menjadi relawan di Dompet Dhuafa, ia pernah bercerita pengalaman dia merawat pasien di rumah sakit yang lain.

Pasien yang dirawat memiliki situasi yang berbeda-beda, namun yang sulit dilupakan ialah ketika kala itu salah seorang pasien diketahui hanya hidup sebatang kara. Acapkali dia bersama perawat yang lain turut membantu dengan patungan untuk membelikan kebutuhan-kebutuhan pasien.

“Serunya kita sampai ikut patungan untuk pasien. Entah itu kebutuhan sepele misal popok ataupun yang lainnya,” terang mahasiswi semester VI tersebut.

“Senang di saat kita bisa membantu. Sedih di saat pasien yang kita tangani telah tiada,”lanjutnya sambil membuka lembaran halaman buku puisinya yang ia baca.

“Kadang masih terngiang-ngiang dengan wajah mereka,”tambahnya.

Meski begitu, Sheira tetap optimis dalam menjadi relawan kesehatan Dompet Dhuafa di momen pandemi Covid-19 seperti ini. Di mana tenaga medis sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Sehingga dengan menjadi relawan Dompet Dhuafa, menjadi bekal yang penting bagi Sheira ketika sudah lulus kuliah nanti.

“Semoga jadi pengalaman yang berkah,” tutup Sheira. (Dompet Dhuafa / DMC)