TANGERANG SELATAN — Mungkin hampir saja Sunarti (58) melewati napas terakhirnya. Kesigapan tim Crisis Center Covid-19 Dompet Dhuafa bersama keluarga Sunarti (suami, anak dan cucunya), telah upaya membantu Sunarti bernapas.

Pada Sabtu (7/8/2021) sore, suaminya, Yatno (66), menghubungi layanan hotline, Crisis Center Covid-19 Dompet Dhuafa. Kepada tim CC, Yatno menginfokan istrinya membutuhkan bantuan oksigen secara cepat dengan ukuran yang besar. Sebab saking sesaknya, lanjutnya, tabung oksigen ukuran 1 M3 yang dibelinya, hanya mampu bertahan selama kurang lebih 30 menit.

“Dua tabung ini bolak-balik diisi. Satu dipakai, satu diisi. Yang diisi datang langsung dipakai, trus diisi lagi. Itu terus bergantian,” ujarnya.

Usai menjalankan sholat magrib, dua personil medis Crisis Center langsung bergerak menuju rumah pasien di Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Membawakan satu tabung oksigen berukuran 6 M3. Tabung tersebut juga persembahan #OrangBaik yang berdonasi melalui platform KitaBisa. Tiba di rumah pasien, dua anggota keluarganya langsung menyambut dan membantu membawakan tabung.

Tak ada kata atau suara yang keluar dari mulut Sunarti selain suara sesak bertempo cepat. Di saat menyetel tabung berukuran 6 M3 dari tim CC, dua tabung kecil silih berganti dipasangkan. Persis seperti yang diceritakan Pak Yatno. Tak lama setelahnya, tabung berhasil diganti.

Suasana sedih nan haru semakin erat menyelimuti orang-orang yang ada di rumah itu. Tak terkecuali sang suami. Sembari meneteskan air mata, ia bercerita, “Sebelumnya belum pernah mengalami sesak separah ini. Dia perempuan yang tangguh, ulet, aktif, paling kalau sakit masuk angin biasa, atau kelelahan. Ini saya juga bingung tiba-tiba kemarin sesak menjadi-jadi. Sempat kami bawa ke rumah sakit, tapi akhirnya kami putuskan isoman dirawat di rumah saja. Sampai di rumah, sesaknya tambah menjadi-jadi”.

Puspa Tanya, perawat Crisis Center yang bertugas mengajak kepada seluruh anggota keluarga Ibu Sunarti, untuk terus menyemangatinya. Selain itu harapan-harapan dan doa agar senantiasa terus dipanjatkan.

“Alhamdulillah, bapak-bapak, ibu-ibu, saturasi oksigen Ibu Sunarti sudah mulai naik. Tadi sempat turun drastis di angka 20-an, sekarang sudah meningkat di angka 70-an. Mudah-mudahan akan terus naik dan ibu lekas sembuh,” ucapnya.

Sebelum pamit, Puspa menyampaikan kepada Pak Yatno dan anggota keluarga lainnya untuk tidak segan-segan menghubungi Crisis Center jika terjadi kendala terhadap tabung oksigen.

“Beruntung sekali ada Dompet Dhuafa yang bersedia memfasilitasi tabung besar ini. Terima kasih banyak atas kebaikannya. Semoga para donatur selalu diberi kesehatan, rejeki lancar, dan Ibu kembali sehat lagi,” imbuh Yatno. (Dompet Dhuafa / Muthohar)