JAKARTA — Kasus inveksi covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat tinggi sejak Bulan Juli 2021 lalu. Akibatnya, hampir seluruh rumah sakit yang menangani pasien covid-19 menjadi kuwalahan. Pasalnya, kapasitas bed dan kamar inap terbatas. Oleh itu, Dompet Dhuafa berupaya membantu RS-RS penanganan covid-19 dengan menyediakan RS Tenda Lapangan di sebelah rumah sakit terkait.

Di RSUD Kebayoran Lama, pada Rabu (7/7/2021) , Dompet Dhuafa telah mendirikan RS Lapangan Covid-19 berkapasitas 15 bed. Rumah sakit berwujud tenda tersebut difungsikan untuk membantu penanganan pasien covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

Direktur RSUD Kebayoran Lama dr. Yenny Nariswari Harumansyah, MARS. Mengatakan, RSUD Kebayoran Lama ini ditunjuk oleh pemerintah untuk dikhususkan menangani pasien-pasien covid-19. Jadi dari IGD hingga rawat inap semuanya diperuntukkkan penanganan pasien covid-19.

“Jumlah pasien yang kami layani sebanyak 55, sesuai dengan bed yang kami miliki di dalam gedung rumah sakit. Sejak Juli lalu kami memiliki kendala yaitu peningkatan jumlah pasien yang tinggi, sedangkan pelayanan dan peralatan kami terbatas. Akhirnya kami mengalami stagnasi di IGD karena tidak bisa masuk ke kamar inap seluruhnya,” terangnya.

Senada dengan Yenny, salah satu dokter RS Lapangan di RSUD Kebayoran Lama, Dr. Fiqi Yusrina mengatakan, “Di pertengahan bulan Juli lalu, peningkatan pasien covid-19 di RSUD Kebayoran Lama ini cukup signifikan. Bahkan di IGD kami mengalami penumpukan kapasitas pasien. Yang biasanya menampung lima bed, karena peningkatan kasus ini, kami jadi harus memaksimalkan hingga sepuluh bed. Di situ kami cukup kuwalahan menangani pasien dengan keterbatasan tenaga serta alat-alatnya.”

Ia juga menyampaikan, bantuan dari Dompet Dhuafa dan para donaturnya ini sangat membantu penanganan di RSUD Kebayoran Lama. Terutama untuk screening pasien dan perawatan pasien dengan gejala ringan dan sedang. Menurutnya juga, RS Lapangan ini cukup ideal untuk menangani kasus-kasus pasien covid-19. Meski darurat namun pasien tetap mendapatkan fasilitas yang memadai layaknya di ruang inap.

“Bantuan ini cukup membantu sekali terutama untuk pasien-pasien yang bergejala ringan dan sedang. Tenda darurat ini cukup ideal untuk menangani kasus covid gejala ringan dan sedang, karena memang itu fungsinya. Sedang untuk yang bergejala berat kami langsung tempatkan di tempat atau ruangan khusus,”()ucap dokter jaga IGD RSUD Kebayoran Lama tersebut.

Hingga Jumat (23/7/2021), RS Lapangan di RSUD Kebayoran Lama telah menangani dan merawat 6 pasien covid-19.

Salah seorang pasien Khoiruzzaman (31) menyatakan bahwa dirinya selama dirawat di RS Lapangan ini mendapatkan pelayanan yang baik. Selain fasilitas yang memadai, perlakuan dari para tenaga medisnya pun sangat baik.

 

“Alhamdulillah di sini sangat baik pelayanannya. Perawatnya ramah-ramah. Saya pun selalu dipantau setiap saat perkembangannya,” ujar pria asal Padang, Sumatra Barat tersebut. (Dompet Dhuafa/Muthohar)