JAWA BARAT — Beberapa pekan ini sering kali kita jumpai video serta foto antrian panjang yang mengular di depo pengisian tabung oksigen. Hal ini terjadi lantaran meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia. Peningkatan kasus positif membuat Rumah Sakit rujukan Covid tak mampu lagi menampung seluruh pasien sebab terbatasnya ketersediaan oksigen.

Tidak hanya sulit didapatkan, harga tabung oksigen ukuran 1 m2 di Kota Bandung dibandrol dengan harga Rp1.800.000, meningkat dua kali lipat dari harga normal, begitu pun dengan tarif pengisian ulang oksigen. Bagi penyintas Covid-19 yang harus melakulan isolasi mandiri dan memerlukan oksigen, hal ini tentu sangat memberatkan. Apalagi saat ini banyak penyitas Covid-19 merupakan masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah kebawah.

Tidak mau tinggal diam menanggapi kondisi saat ini, Dompet Dhuafa Jawa Barat melakukan ikhtiar respon kesehatan berupa penyediaan tabung oksigen gratis bagi masyarakat terpapar Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri. Berbekal alat pelindung diri, tim respon darurat Dompet Dhuafa Jawa Barat sigap mengantarkan tabung-tabung oksigen di wilayah Jawa Barat.

Beberapa titik di wilayah Jawa Barat yang telah disambangi tim respon darurat DD Jabar guna merespon kebutuhan masyarakat yang membutuhkan bantuan tabung oksigen  diantaranya Karawang, Ciparay, Baleendah, dan Padalarang pada Rabu (7/7/2021). Luasnya wilayah Provinsi Jawa Barat tidak menyurutkan semangat tim respon darurat DD Jabar untuk menolong pasien Covid-19.

Resda Jaya Pangestu selaku Tim Respon Darurat DD Jabar menjelaskan banyaknya permintaan bantuan tabung oksigen yang ada di wilayah Jawa Barat sering kali membuat stamina terkuras. Rasa lelah sudah pasti dirasakan oleh tim akan tetapi rasa empati yang tinggi membuat semangat untuk menolong sesama tidak pernah surut.

“Peningkatan angka positif Covid-19 di Indonesia terutama di Jawa Barat membuat permintaan bantuan tabung oksigen banyak diterima oleh Tim Respon Darurat DD Jabar. Banyaknya permintaan kadang menguras energi tim di lapangan. Tetapi demi menolong masyarakat yang membutuhkan, semangat tidak pernah luntur. Semoga lelah ini menjadi Lillah,” ucap Resda.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat, Andriansyah menjelaskan, program Sedekah Oksigen yang dicanangkam DD Jabar sudah berjalan sejak awal bulan Juli. Tingginya kebutuhan akan tabung oksigen mendorong terlaksananya program ini, demi membantu masyarakat yang tidak mampu mengakses tabung oksigen saat menjalani isolasi mandiri.

“Banyak masyarakat yang tidak mampu membeli tabung oksigen ditambah lagi pengisian tabung oksigen yang sangat panjang antriannya. DD Jabar mencoba meringankan beban masyarakat dimasa pandemi ini dengan Sedekah Oksigen bagi para penyintas Covid-19. Semoga apa yang dilakukan oleh insan-insan di DD Jabar bermanfaat untuk masyarakat khususnya di Jawa Barat,” ujar Andiransyah.

Momen Pandemi memiliki banyak hikmah dan pembelajaran bagi kita. Tentang nikmat sehat, tentang rasa syukur dan tentang indahnya berbagi agar masa-masa sulit ini mampu terlewati bersama. Anda juga dapat mendukung mereka-mereka yang masih berjuang untuk sembuh dari Covid-19 pada program Sedekah Oksigen dari Dompet Dhuafa melalui rekening 237.300.4723 (BCA) dan 7.000.523.757 (Bank Syariah Indonesia/Mandiri Syariah). Melalui Sedekah Oksigen kita akan membantu proses penyembuhan pasien Covid sehingga akan banyak nyawa yang selamat. (Dompet Dhuafa / Jawa Barat / Arlen)